bagaimana cara memasarkan suatu produk baru agar laris

Inilah bagaimana cara memasarkan suatu produk baru agar laris. Memasarkan produk baru memang agak sulit karena belum dikenal banyak orang. Untuk pemasaran online, anda bisa menggunakan metode yang menawarkan produk anda kepada banyak orang, contohnya Facebook ads. Berbeda halnya dengan SEO yang menunggu agar ditemukan oleh orang yang membutuhkan. Kalaupun menggunakan metode SEO, maka tentunya di sini berlaku prinsip “semakin banyak dilihat maka semakin banyak diketahui banyak orang”. Anda harus menggunakan metode awareness. Hanya saja kelemahan SEO adalah tidak bisa dilakukan dengan cepat, meskipun hasilnya menguntungkan untuk jangka panjang.

bagaimana-cara-memasarkan-suatu-produk-baru-agar-laris

Mengenali jenis produk baru

Produk baru ada jenisnya, diantaranya adalah produk yang benar-benar baru atau produk yang merupakan modifikasi dari produk sejenis yang sudah ada.  Banyak sekali jenis produk yang terkesan baru, misalnya martabak manis aneka rasa dalam 1 martabak yang sama. Contoh lainnya adalah black burger dimana roti yang digunakan warna hitam. 

Popularitas produk

Misal, lontong itu familiar bagi banyak orang sedangkan buras bentuknya ‘aneh’ karena segitiga. Jujur, lebih enak buras, tapi karena kemasannya tidak familiar maka orang lebih memilih lontong isi, daripada buras. Sama halnya Pepsi dan Cola, orang lebih suka rasa Pepsi tapi
malah membeli Cola. Jadi, bedakan antara produk baru dan produk setengah baru.Bagi pemula, usahakan menjual produk yang lebih popular, yang sudah banyak dikenal orang. Terjun ke dalam pasar yang menjual produk yang sama, jelas memang akan sangat sulit karena persaingannya akan tinggi dan ketat. Tapi, kelebihannya adalah karena produknya sudah dikenal, maka kita tidak membutuhkan banyak tenaga untuk memperkenalkan produk yang kita jual.
Apa yang bisa kita simpulkan dari hal di atas? Bisa jadi ide-ide kita sangat bagus, tapi usahakan agar selalu membuat ‘bahasa’ yang mudah dimengerti oleh calon konsumen, antara lain dengan membuatnya ‘terlihat’ sederhana. “Simple is good”. Kalau mendesain produk, kemasan mudah dikenali. Kalau menyampaikan ide, buatlah mudah dicerna.